Tim Program BERSUA (Bersih Sampah, Sehat Airnya) Universitas Hasanuddin melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat Kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu (13/06). Kegiatan yang dihadiri 35 warga dan perwakilan kelurahan tersebut bertujuan memperkenalkan inovasi penyediaan air bersih yang terintegrasi dengan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Tim BERSUA terdiri atas Devlin Arvael Mardianto (Fakultas Kehutanan) sebagai ketua, bersama Rivaldi Asrat (Fakultas Teknik), Muh Daniswara Putra Muharsyah (Fakultas Hukum), dan Kezia Christialine Tarimbani (Fakultas Kehutanan) sebagai anggota, dengan pendampingan Iswanto, S.Hut., M.Si. (Fakultas Kehutanan). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan lingkungan dan teknologi yang berkelanjutan.
Dalam sosialisasi, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya akses air bersih sebagai kebutuhan dasar yang berpengaruh terhadap kesehatan dan kualitas hidup. Peserta juga memperoleh edukasi mengenai dampak sampah terhadap lingkungan dan sumber daya air apabila tidak dikelola dengan baik.
Ketua Tim BERSUA, Devlin Arvael Mardianto, menjelaskan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk menyediakan air bersih, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Melalui kolaborasi dengan Bank Sampah Maccinong, masyarakat diajak berpartisipasi aktif menjaga lingkungan sekaligus memperoleh manfaat dari pengelolaan sampah yang dilakukan.
Tim juga memperkenalkan teknologi Reverse Osmosis (RO) yang akan digunakan untuk menyaring berbagai kontaminan sehingga menghasilkan air yang lebih bersih dan aman digunakan. Selain itu, masyarakat dikenalkan pada mekanisme penukaran sampah melalui Bank Sampah Maccinong yang terintegrasi dengan sistem penyediaan air bersih sebagai inovasi berbasis partisipasi masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan melalui berbagai pertanyaan dan masukan terkait pemanfaatan teknologi RO, pengelolaan sampah rumah tangga, serta keberlanjutan program. Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, kegiatan diawali dengan pre-test dan diakhiri dengan post-test. Pihak Kelurahan Lakkang menyambut baik program ini dan berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Salah seorang peserta, Nurhayati, mengaku memperoleh wawasan baru mengenai hubungan antara pengelolaan sampah dan akses air bersih. Melalui kegiatan ini, Tim BERSUA berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif mendukung implementasi program dan menjaga keberlanjutan fasilitas yang akan dibangun. Dengan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah setempat, dan berbagai mitra, Program BERSUA diharapkan mampu berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.


