Tim Pengelola Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK) dan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan Unhas, Prof. Dr. Ir. Syamsu Rijal, S.Hut., M.Si., IPU. melakukan diskusi bersama dengan Bupati Kabupaten Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, S.T., S.M., M.Ak. membahas exit strategi dan kolaborasi lanjut projek kopi adaptif terhadap perubahan iklim. Pertemuan berlangsung pukul 09.00 Wita di Kabupaten Toraja Utara, Minggu (21/6/2026).
Hadir dalam pertemuan ini, Bupati Kabupaten Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, S.T., S.M., M.Ak., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan Unhas, Prof. Dr. Ir. Syamsu Rijal, S.Hut., M.Si., IPU., Ketua Program Studi Kehutanan, Dr. Ir. Nuraeni, M.P., Ketua Pengelola MKPK Fakultas Kehutanan Unhas, Nurdin Dalya, S.Hut., M.Hut., Ph.D. dan tim serta Pengelola Konsorsium Yaku-PayoPayo.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Ir. Syamsu Rijal, S.Hut., M.Si., IPU. mengatakan bahwa pelibatan Unhas dalam hal ini Fakultas Kehutanan pada projek kopi adaptif terhadap perubahan iklim sangat penting khususnya pengembangan kultur jaringan untuk menjaga keberlanjutan dan kloning kopi.

Bupati Kabupaten Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, S.T., S.M., M.Ak. menyambut baik kolaborasi projek kopi adaptif terhadap perubahan iklim, salah satu program yang dikelola oleh Konsorsium Yaku-PayoPayo yang pengelolanya adalah alumni Fakultas Kehutanan Unhas.
Progam ini mendapatkan bantuan dari pemerintah Korea Selatan dan melibatkan Fakultas Kehutanan Unhas dalam proses pelaksanaannya.
Dalam pertemuan ini membahas juga peluang kerjasama pelaksanaan MKPK dan kegiatan lainnya yang melibatkan mahasiswa dalam pengembangan Kabupaten Toraja Utara dan Fakultas Kehutanan Unhas kedepan.


