MKPK 20 SKS: Upgrade Skill, Perluas Jejaring, Bawa Nama Unhas!

Kegiatan penguatan Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK) Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama dilaksanakan pada 2 Maret 2026 di Laboratorium Perencanaan dan Sistem Informasi Kehutanan (PSIK). Momentum ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan komitmen akademik dalam mendukung pembelajaran berbasis pengalaman lapangan.

Melalui Laboratorium PSIK, mahasiswa difasilitasi terhubung dengan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah IV Samarinda dan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah VIII Bali dalam mendukung penguatan kompetensi bidang planologi kehutanan.

BPKH merupakan Unit Pelaksana Teknis di bawah Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan pada Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Kerja sama ini menjadi wujud sinergi perguruan tinggi dan pemerintah dalam pelaksanaan magang dan MKPK yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Planologi kehutanan menjadi fondasi penting dalam perencanaan, pemetaan, dan pengelolaan kawasan hutan berkelanjutan. Mahasiswa akan memperoleh pengalaman praktik Sistem Informasi Geospasial, analisis tata guna lahan, hingga dinamika pengukuhan kawasan hutan di berbagai karakter wilayah kerja strategis.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan sekaligus Ketua Laboratorium PSIK, Prof. Dr. Ir. Syamsu Rijal, S.Hut., M.Si., IPU, menegaskan bahwa MKPK berbobot 20 SKS dan setiap mahasiswa akan diberikan rekomendasi lokasi pelaksanaan. “Setiap mahasiswa akan kami rekomendasikan tempat MKPK sesuai kesiapan dan kebutuhan kompetensinya. Program ini setara 20 SKS dan menjadi bagian penting dalam penguatan kapasitas profesional,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa yang memperoleh kesempatan akan didampingi oleh masing-masing dosen pembimbing. “Pendampingan dilakukan secara intensif agar capaian pembelajaran terpenuhi dan mahasiswa siap menghadapi tantangan di lapangan,” tegasnya, seraya mengingatkan pentingnya menjaga integritas karena program ini membawa nama baik kampus.

Adapun peluang yang tersedia antara lain kuota pada Balai Pemantapan Hutan Produksi (BPHP) sebanyak tiga orang serta kesempatan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Dengan dukungan pembimbingan dan jejaring mitra, MKPK diharapkan menjadi langkah konkret mahasiswa menuju rimbawan profesional yang adaptif dan kompeten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *