Makassar – Merespons kebutuhan peningkatan kemampuan bahasa Inggris bagi para dosen yang bersiap melanjutkan studi S3 di luar negeri, Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas) secara nyata mulai merealisasikan program penguatan akademik. Sebagai langkah awal, para dosen tersebut telah mengikuti pre-test IELTS (International English Language Testing System) pada hari ini, Senin, 12 Oktober 2026, yang bertempat di Ruang Dosen Program Magister (S2) Fakultas Kehutanan Unhas.
Pelaksanaan pre-test ini menjadi fase diagnostik penting guna mengukur kemampuan dasar para peserta sebelum memasuki masa pelatihan. Pengujian komprehensif ini mencakup empat sesi utama yang menjadi standar penilaian internasional, yakni Listening (Mendengarkan), Reading (Membaca), Speaking (Berbicara), dan Writing (Menulis). Hasil dari uji kompetensi awal ini akan digunakan sebagai tolok ukur bagi para instruktur dalam menyesuaikan pendekatan pembelajaran agar lebih efektif dan tepat sasaran bagi setiap dosen.
Setelah tahapan pre-test rampung, kegiatan pembelajaran bahasa Inggris intensif dijadwalkan akan langsung dimulai esok hari. Program pelatihan ini dirancang secara terstruktur dan akan berlangsung selama 20 kali pertemuan ke depan.

Langkah konkret ini merupakan jawaban langsung dari pimpinan fakultas atas harapan para dosen yang sebelumnya telah mengemuka pada rapat koordinasi pada awal September lalu terkait perlunya dukungan pelatihan bahasa Inggris yang lebih terpusat.
Dengan adanya jadwal 20 pertemuan yang terorganisasi dengan baik ini, para dosen diharapkan dapat mencurahkan waktu dan konsentrasi mereka secara khusus untuk belajar, menyeimbangkan padatnya tanggung jawab mengajar dan administrasi akademik harian.
Melalui pendampingan yang intensif dan terukur ini, Fakultas Kehutanan Unhas optimis para dosen akan mampu mencapai target skor IELTS yang dipersyaratkan oleh berbagai universitas dan skema beasiswa global. Fasilitasi ini sekaligus menegaskan komitmen kuat institusi dalam mengawal persiapan studi lanjut para akademisinya, guna mencetak doktor-doktor baru yang siap memperluas jejaring keilmuan internasional serta membawa kontribusi signifikan bagi kemajuan Fakultas Kehutanan Unhas di masa depan.



