Makassar, 20 April 2026 – Morning briefing menjadi budaya sebelum mengawali aktivitas kerja di Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, dengan melibatkan seluruh tenaga kependidikan (tendik) guna memperkuat koordinasi dan kedisiplinan kerja.
Dalam arahannya, Dekan Fakultas Kehutanan, Prof. Dr. Ir. A. Mujetahid M., S.Hut., M.P., IPU., menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapihan di lingkungan kerja masing-masing unit. Ia menyampaikan bahwa budaya kerja yang tertib dan bersih merupakan bagian penting dari citra institusi serta menjadi fondasi dalam membangun pelayanan prima di lingkungan akademik.
Selain itu, dekan juga mengingatkan seluruh tendik untuk segera menindaklanjuti kelengkapan berkas terkait pembangunan Zona Integritas (ZI). Upaya ini dinilai strategis dalam mendorong terwujudnya wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM), sejalan dengan komitmen reformasi birokrasi di lingkungan universitas.
Pada kesempatan tersebut, dekan turut berbagi pengalaman terkait keterlibatannya dalam kegiatan penandatanganan kerja sama antara Otorita Ibu Kota Nusantara dan Universitas Hasanuddin yang berlangsung di Ibu Kota Nusantara. Ia menyampaikan bahwa pimpinan universitas melalui rektor menegaskan kesiapan Universitas Hasanuddin untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan IKN melalui penguatan tridarma perguruan tinggi, yang diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi, riset terapan, serta program pemberdayaan masyarakat.
Lebih lanjut, dekan menyoroti peran strategis Fakultas Kehutanan dalam mendukung konsep pembangunan IKN sebagai Future Smart Forest City.
Kehadiran Hutan Pendidikan Unhas di kawasan IKN menjadi bukti nyata kontribusi institusi dalam pengelolaan lanskap hutan tropis yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Unhas dalam mendukung pembangunan Nusantara yang rendah emisi, inklusif, dan berdaya saing global.



