Sebagai bagian dari komitmen memperluas kiprah global, Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan kunjungan benchmarking strategis ke Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta, Senin (12/10). Rombongan pimpinan fakultas yang dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Kehutanan Unhas, Prof. Dr. Ir. A. Mujetahid M., S.Hut., MP., disambut secara khusus oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fahutan UGM, Prof. Ir. Widiyatno, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPM., beserta jajaran.
Pertemuan penting ini difokuskan untuk menggali berbagai strategi komprehensif dalam rangka mendongkrak reputasi akademik institusi pada pemeringkatan internasional, utamanya melalui ajang bergengsi QS World University Rankings by Subject untuk bidang Agriculture & Forestry. Kunjungan ini sekaligus merefleksikan semangat proaktif Unhas dalam mengukur dan meningkatkan daya saing globalnya secara berkelanjutan.
Dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif, dibahas peta posisi pemeringkatan dunia di mana Fakultas Kehutanan Unhas saat ini menduduki peringkat 251-300 dunia dengan target strategis menembus posisi 151-200. Keberhasilan Fahutan UGM yang telah mapan berada pada kisaran peringkat 151-200 dunia pada bidang yang sama, dijadikan sebagai acuan empiris serta sarana berbagi pengalaman berharga dalam tata kelola akademik bertaraf internasional.

Lebih lanjut, kedua institusi mengupas tuntas instrumen penilaian QS World University Rankings by Subject yang bertumpu pada lima indikator utama, yakni Academic Reputation, Employer Reputation, Citations per Paper, H-index, serta International Research Network. Setiap indikator tersebut dibedah secara mendalam guna memahami aspek penguatan jejaring riset lintas negara, produktivitas ilmiah, hingga relevansi lulusan di dunia kerja global.
Strategi berbasis data dan peningkatan mutu riset turut menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut. Kedua pihak sepakat bahwa akselerasi reputasi institusi harus ditopang oleh peningkatan kualitas publikasi ilmiah, perluasan jejaring kolaborasi riset internasional, serta penguatan kemitraan strategis dengan dunia industri, sektor pemerintahan, dan berbagai pemangku kepentingan di bidang kehutanan maupun lingkungan.
Melalui pelaksanaan benchmarking ini, Fahutan Unhas optimistis dapat merumuskan prioritas program serta target kinerja yang lebih terarah untuk mencapai sasaran globalnya. Sinergi dan kolaborasi erat antar perguruan tinggi ternama di Indonesia ini diharapkan tidak hanya mendongkrak posisi peringkat dunia, tetapi juga memperkuat peran strategis pendidikan tinggi kehutanan dalam menjawab tantangan kelestarian alam dan pembangunan berkelanjutan secara global.



