Sebagai salah satu rangkaian Dies Natalis ke-70, Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Tablig Akbar dan do’a bersama wujudkan Indonesia yang bermartabat. Kegiatan ini menghadirkan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mamajang, Ust. Drs. H. Agung Wirawan, M.Si. dengan mengusung tema “Dengan meneladani Akhlak Rasulullah Muhammad SAW Kita Wujudkan Indonesia yang Bermartabat”. Kegiatan berlangsung mulai pukul 15.45 Wita, di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan resmi dibuka oleh Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. Dalam kesempatan tersebut, Prof JJ menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Kehutanan Unhas sebagai Panitia Dies Natalis Unhas ke- 70. Menurutnya, kegiatan ini memperlihatkan sinergi sivitas akademika Unhas dalam membangun generasi bangsa yang berilmu sekaligus bermartabat.
Unhas memandang penting penyatuan ayat kauniah dan kauliyah. Pendidikan tinggi, katanya, bukan hanya mendorong pengembangan akademik, tetapi juga harus melahirkan insan cendekia dengan kecerdasan spiritual yang seimbang.
“Saya berharap kegiatan ini dapat menggairahkan semangat sivitas akademika dalam memperkuat iman dan takwa, serta meneguhkan peran kampus sebagai wadah pembentukan karakter bangsa. Unhas hadir untuk membangun keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai spiritual,” jelas Prof. JJ.


Setelah pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mamajang, Ust. Drs. H. Agung Wirawan, M.Si. Dirinya menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penelitian dan survei 96 persen Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia hanya dikuasai oleh orang-orang tertentu dan hanya 4 persen yang diperebutkan oleh 250 jiwa.
Oleh karena itu perlu ada satu penguatan dan strategi yang bisa kita lakukan sebagai bagian dari Universitas Hasanuddin untuk mencoba mengingatkan anak-anak bangsa untuk kembali menjadi negara yang bermartabat.
“Kerusakan yang terjadi di muka bumi ini bukan karena Allah marah dan benci, yang terjadi di negara ini sudah digambarkan 14 abad yang lalu dan telah tertulis dalam Al-Qur’an Surat Ar-Rum Ayat 41 bahwa kerusakan yang terjadi di muka bumi ini, di daratan, di lautan dan di udara itu bukan karena Allah marah dan benci tapi ulah tangan manusia sendiri,” jelas Ust. Agung Wirawan.
Dalam surat Al-A’raf ayat 179 dijelaskan bahwa sebagian besar golongan jin dan manusia yang diciptakan untuk neraka Jahanam karena lalai dan tidak menggunakan potensi akal, mata, serta telinga untuk memahami kebenaran dan kekuasaan Allah.
Kegiatan berlangsung lancar sampai pukul 17.30 Wita.




