Sinergi Pengembangan KHDTK, Fakultas Kehutanan Unhas Sambut Benchmarking Universitas Khairun

Makassar, 6 Juli 2026 – Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas) menerima kunjungan Benchmarking dari Wakil Dekan Bidang Umum, Kepegawaian, dan Keuangan Fakultas Pertanian Universitas Khairun (Unkhair), Mardianisidayat, S.P., M.A. Kehadiran delegasi Unkhair disambut langsung oleh Dekan Fakultas Kehutanan Unhas, Prof. Dr. Ir. A. Mujetahid M., S.Hut., M.P., IPU. Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi Unkhair yang sedang melakukan pembenahan dalam mengoptimalkan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Hutan Pendidikan agar siap diakses oleh khalayak luas.

Dalam diskusi tersebut, Prof. Mujetahid menekankan pentingnya transformasi hutan pendidikan dari pusat penelitian menjadi entitas yang mampu menopang income generating bagi institusi, serta memaparkan berbagai keunggulan fasilitas yang telah dikembangkan, yakni keberadaan rumah produksi gula aren sebagai produk ekonomi khas, serta fasilitas persemaian modern yang baru saja selesai dibangun dan siap memproduksi bibit berkualitas berskala luas. Selain itu, kawasan ini telah dilengkapi dengan fasilitas akomodasi berupa cottage dan kamar standar semi hotel yang tarifnya ditetapkan melalui SK Rektor, serta fasilitas umum pendukung lainnya yang dikelola secara profesional.

Terkait aspek operasional, Prof. Mujetahid memberikan rekomendasi krusial mengenai pemberdayaan SDM lokal untuk posisi keamanan, kebersihan, dan pengelolaan harian guna membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Ia juga menyarankan pemasangan papan informasi (papan bicara) di berbagai titik strategis serta penguatan hubungan harmonis dengan pemerintah setempat dan tokoh masyarakat desa, sebagai kunci utama keberlanjutan fungsi kawasan agar dapat diterima dengan baik oleh publik.

Dalam memperkuat eksistensi KHDTK, Fakultas Kehutanan Unhas menerapkan model kolaborasi multipihak dengan bermitra bersama BPDAS dan BPTH guna menjamin dukungan teknis kehutanan yang berkelanjutan. Seluruh layanan dan pungutan yang ada di kawasan dikelola dengan prinsip transparansi tinggi, di mana setiap transaksi wajib disetorkan langsung ke rekening resmi universitas melalui sistem virtual account untuk menjamin akuntabilitas keuangan.

Prof. Mujetahid turut memberikan arahan teknis mengenai struktur organisasi pengelola, mencakup jumlah personel yang ideal hingga pemilihan jenis tanaman endemik sebagai daya tarik edukatif. Pengalaman panjang Pengelola KHDTK Hutan Pendidikan Unhas dalam menata zonasi hutan diharapkan menjadi referensi berharga bagi Unkhair dalam merancang penataan kawasan baru, sehingga KHDTK yang dikembangkan nantinya tidak hanya bernilai ekologis, tetapi juga memiliki nilai tambah ekonomis yang signifikan bagi universitas.

Mengakhiri pertemuan, Mardianisidayat menyampaikan terima kasih atas kesediaan Prof. Mujetahid dalam mendiskusikan seluruh detail tata kelola KHDTK secara mendalam. Kunjungan benchmarking ini direncanakan akan ditindaklanjuti secara lebih intensif, di mana Dekan Fakultas Pertanian Universitas Khairun dijadwalkan akan hadir langsung guna melakukan diskusi lanjutan bersama Dekan Fakultas Kehutanan Unhas serta meninjau operasional KHDTK secara komprehensif sebagai langkah nyata pengembangan kawasan di Ternate.

Bagikan