Perkuat Sistem Penjaminan Mutu, Fakultas Kehutanan Unhas Gelar Workshop Pemetaan Kegiatan dan Dokumen PPEPP

Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Workshop Pemetaan Kegiatan dan Dokumen PPEPP Unit Kerja selama dua hari, Jumat-Sabtu (12-13/6), di Aula Hutan Pendidikan Unhas. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan fakultas, ketua departemen, ketua program studi, kepala bagian tata usaha, kepala subbagian, serta tenaga kependidikan. Workshop bertujuan memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui pemetaan kegiatan dan dokumen yang selaras dengan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan).

Membuka kegiatan, Dekan Fakultas Kehutanan Unhas, Prof. Dr. Ir. A. Mujetahid M., S.Hut., M.P., IPU., menekankan pentingnya perencanaan program kerja yang terstruktur dan didukung dokumentasi yang baik. Menurutnya, workshop ini menjadi ruang bersama untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan administrasi, dokumentasi, serta penyusunan indikator kinerja di setiap unit kerja.

Prof. Mujetahid menjelaskan bahwa Fakultas Kehutanan saat ini memiliki 44 indikator kinerja yang menjadi kontrak kinerja antara Rektor dan Dekan. Namun demikian, indikator tersebut tidak menjadi batasan bagi unit kerja untuk mengembangkan berbagai program inovatif yang dapat mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU). Program yang dirancang dengan baik, lanjutnya, harus dilaksanakan, dievaluasi, dan ditindaklanjuti secara berkelanjutan sehingga dapat menjadi pedoman dalam peningkatan mutu dan kinerja fakultas.

Sementara itu, Ketua Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi (GPM-PR) Fakultas Kehutanan Unhas, Prof. Dr. Ir. Astuti, S.Hut., M.Si., IPU., menyampaikan bahwa kegiatan ini berangkat dari kebutuhan untuk mempersiapkan dokumen pendukung berbagai agenda strategis fakultas, seperti pembangunan Zona Integritas, akreditasi, maturitas organisasi, audit SPI, serta berbagai bentuk evaluasi lainnya. Menurutnya, sebagian besar kebutuhan dokumen pada kegiatan-kegiatan tersebut memiliki kesamaan sehingga perlu dipersiapkan secara lebih sistematis sejak awal.

Lebih lanjut, Prof. Astuti menjelaskan bahwa seluruh dokumen ke depan akan dikelola berdasarkan prinsip UAND, yakni Undangan, Absen, Notulensi, dan Dokumentasi. Untuk memudahkan proses tersebut, GPM-PR akan menyediakan template matriks yang akan dikerjakan bersama oleh setiap bidang, meliputi Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Bidang Perencanaan dan Sumber Daya, Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni, serta Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi.

Melalui workshop ini, Fakultas Kehutanan Unhas diharapkan mampu membangun sistem dokumentasi yang lebih tertata, mudah ditelusuri, dan mendukung keterlacakan pelaksanaan standar mutu pada setiap unit kerja. Hasil pemetaan kegiatan dan dokumen yang disusun nantinya diharapkan menjadi dasar pengendalian, evaluasi, peningkatan mutu, serta mendukung kesiapan fakultas dalam menghadapi berbagai proses akreditasi, audit mutu, dan penguatan tata kelola kelembagaan.

Bagikan