Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Perkemahan Kerja dan Malam Rimbawan (PKMR) XLIX melalui rapat kepanitiaan yang berlangsung pada Rabu (6/5) di ruang senat lantai 2 Fakultas Kehutanan Unhas. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari proses penyusunan konsep, strategi, serta penguatan koordinasi antarpanitia dalam menyukseskan kegiatan tahunan mahasiswa kehutanan tersebut.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan Unhas, Prof. Dr. Ir. Syamsu Rijal, S.Hut., M.Si., IPU., dalam arahannya mengingatkan bahwa pelaksanaan PKMR XLIX dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli 2026, sehingga waktu persiapan yang tersisa kurang lebih 45 hari perlu dimanfaatkan secara maksimal. Ia menekankan pentingnya manajemen waktu, tenaga, serta perhatian terhadap setiap detail persiapan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
Menurut Prof. Syamsu Rijal, seluruh panitia diharapkan mampu membangun koordinasi dan komunikasi yang baik antar divisi agar setiap tahapan persiapan dapat berjalan efektif. Ia juga mendorong panitia untuk mulai memetakan berbagai kebutuhan teknis maupun nonteknis sejak dini sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai kendala yang mungkin dihadapi menjelang pelaksanaan kegiatan.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Pelaksana PKMR XLIX yang juga dosen muda Fakultas Kehutanan Unhas, Iswanto, S.Hut., M.Si., turut mempresentasikan perkembangan persiapan kegiatan yang telah berjalan, termasuk rancangan proposal kegiatan yang akan digunakan dalam proses pengajuan sponsorship. Presentasi tersebut menampilkan kolase dokumentasi kegiatan PKMR tahun sebelumnya dengan konsep visual dan tema yang dirancang lebih menarik guna meningkatkan perhatian serta dukungan dari calon mitra dan sponsor kegiatan.
Lebih lanjut, Iswanto berharap publikasi informasi kepada calon peserta angkatan 2025 dapat menjadi langkah awal untuk mendorong kesiapan mahasiswa menuju hari pelaksanaan PKMR XLIX. Ia juga berharap seluruh panitia mampu memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing divisi sehingga setiap proses persiapan dapat berjalan maksimal, terarah, dan sukses.




