Makassar – Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin menerima kunjungan tamu dari SEAMEO BIOTROP yang berlangsung Kamis, 23 April 2026 di Lantai 3 Ruangan FS. Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan serta penguatan jejaring kerja sama di bidang kehutanan, khususnya dalam pendekatan forest and society. Turut hadir Direktur SEAMEO BIOTROP Bersama pengelola jurnal Biotropia, Prof. Dr. Edi Santosa, S.P., M.Si., serta Ketua Program Studi Rekayasa Kehutanan Unhas, Prof. Dr. Siti Halimah Larekeng, S.P., M.P.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Forest. Muhammad Alif KS., S.Hut., M.Si. memaparkan capaian publikasi artikel jurnal yang telah dihasilkan oleh sivitas akademika Fakultas Kehutanan Unhas. Ia menjelaskan bahwa berbagai penelitian yang dilakukan tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga mengangkat isu-isu sosial kehutanan yang relevan dengan kondisi masyarakat.
Lebih lanjut, Prof. Alif menegaskan bahwa Fakultas Kehutanan Unhas senantiasa terbuka terhadap peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga internasional seperti SEAMEO BIOTROP. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kualitas riset serta memperluas jangkauan publikasi ilmiah di tingkat global.


Ia juga menjelaskan bahwa sumber referensi penelitian tidak hanya berasal dari literatur, tetapi juga dari masyarakat yang memiliki potensi dan pengetahuan lokal. Banyak data di tingkat masyarakat yang belum terdokumentasikan dengan baik, sehingga perlu didampingi agar dapat diolah menjadi referensi ilmiah. Selain itu, upaya penyandingan antara penulis lokal dan nasional turut dilakukan guna memperkaya perspektif dan kualitas karya tulis.
Sebagai inovasi ke depan, Fakultas Kehutanan Unhas berencana merancang sebuah festival yang mengangkat artikel ilmiah menjadi karya seni. Inisiatif ini diharapkan mampu menjembatani hasil riset akademik dengan sektor lain, sehingga lebih mudah dipahami dan memberikan manfaat luas. Hal ini menegaskan bahwa artikel akademik tidak hanya berhenti di ruang ilmiah, tetapi juga harus hadir dan berdampak di tengah masyarakat.



