Samarinda, 6 April 2026 – Seminar Program Rencana Kegiatan Magang Mata Kuliah Praktik Kerja Profesi (MKPK) mahasiswa dilaksanakan di ruang rapat Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah IV Samarinda, Senin (6/4). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WITA ini menjadi tahapan awal sebelum pelaksanaan magang mahasiswa di lingkungan BPKH Wilayah IV Samarinda.
Seminar dihadiri oleh Kepala Balai BPKH Wilayah IV Samarinda, Anwar, S.Hut., M.Si., beserta jajaran yang terdiri atas kepala seksi, staf teknis, pembimbing lapangan, dan pegawai terkait. Selain itu, seluruh mahasiswa peserta MKPK turut hadir sebagai bagian dari upaya membangun koordinasi serta kesepahaman terkait program kerja yang akan dilaksanakan selama masa magang.
Dalam sambutannya, Kepala Balai menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menyambut baik kehadiran mahasiswa. Ia menegaskan bahwa magang merupakan kesempatan strategis bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung, memperluas wawasan, serta memahami praktik pengelolaan kawasan hutan dan sumber daya alam.

Lebih lanjut, mahasiswa diingatkan untuk menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, etika, serta menjaga nama baik institusi selama melaksanakan kegiatan magang. Pihak BPKH Wilayah IV Samarinda juga menyatakan komitmennya dalam memberikan bimbingan, arahan, dan pendampingan agar kegiatan magang dapat berjalan optimal.
Selanjutnya, mahasiswa memaparkan rencana program kegiatan magang yang mencakup tujuan, ruang lingkup, jadwal pelaksanaan, hingga metode yang akan digunakan. Adapun kegiatan yang direncanakan meliputi pengumpulan dan pengolahan data, inventarisasi kawasan hutan, pengolahan data spasial, penyusunan peta, analisis tutupan lahan, pengolahan citra satelit, kegiatan administrasi, serta penyusunan laporan akhir sesuai dengan unit kerja masing-masing.
Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, pihak BPKH Wilayah IV Samarinda memberikan arahan dan masukan guna menyempurnakan program yang telah disusun. Secara umum, rencana kegiatan magang disetujui dengan beberapa penyesuaian agar lebih relevan dengan kebutuhan lapangan, dengan harapan mahasiswa dapat melaksanakan magang secara optimal serta menghasilkan luaran yang bermanfaat.



