Makassar, Senin, 16 Maret 2026 – Mahasiswa Universitas Hasanuddin kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim mahasiswa dari Fakultas Kehutanan Unhas berhasil meraih Top 1 Proposal dengan nilai tertinggi dari total 712 tim peserta dalam program hibah yang diselenggarakan oleh KPP Mining. Atas capaian tersebut, tim juga memperoleh hibah pendanaan sebesar Rp20 juta untuk pengembangan inovasi yang diusulkan.
Proposal yang diajukan berjudul “BERSUA: Inovasi Sistem Reverse Osmosis Terintegrasi Pengelolaan Sampah dalam Mengupayakan Penyediaan Air Bersih serta Sanitasi Layak di Pulau Lakkang, Sulawesi Selatan.” Inovasi ini menghadirkan gagasan pemanfaatan teknologi reverse osmosis yang terintegrasi dengan pengelolaan sampah sebagai solusi penyediaan air bersih sekaligus peningkatan sanitasi layak bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Tim pengusul diketuai oleh Devlin Arvael Mardianto, mahasiswa Program Studi Rekayasa Kehutanan angkatan 2024, dengan anggota Kezia Christialine Tarimbani, mahasiswa Program Studi Kehutanan angkatan 2025. Dalam proses penyusunan hingga pengajuan proposal, tim mendapat pendampingan dari Iswanto, S.Hut., M.Si. selaku dosen pembimbing.
Melalui inovasi BERSUA, tim mahasiswa berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi permasalahan akses air bersih sekaligus mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Pulau Lakkang, Sulawesi Selatan. Prestasi ini menjadi bukti komitmen mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin dalam menghadirkan solusi inovatif yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.



