Ramadan Rimbawan: Momentum Silaturahmi dan Penguatan Nilai Spiritual Mahasiswa Kehutanan Unhas

Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Dakwah Fakultas Keluarga Mahasiswa Islam (LDF GAMIS) Kehutanan Unhas menyelenggarakan kegiatan Kajian dan Iftar Ramadan pada Selasa (10/3/2026) di Masjid Ash-Shahabi. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di lingkungan Fakultas Kehutanan dalam suasana kebersamaan yang hangat di bulan suci Ramadan.

Mengangkat tema “Buka Bersama, Berkah, dan Berbenah Diri”, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk melakukan refleksi spiritual sekaligus memperkuat hubungan silaturahmi antarmahasiswa lintas organisasi kemahasiswaan di tingkat fakultas.

Partisipasi aktif mahasiswa dari berbagai UKM menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan di kalangan rimbawan muda. Momentum Ramadan ini dimanfaatkan sebagai ruang mempererat ukhuwah sekaligus membangun sinergi positif dalam kehidupan kemahasiswaan di Fakultas Kehutanan Unhas.

Selain berbuka puasa bersama, kegiatan ini juga menghadirkan kajian religi yang diinisiasi oleh LDF GAMIS Kehutanan Unhas. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diajak untuk memperdalam pemahaman keagamaan serta menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun sosial.

Kajian religi disampaikan oleh Ustaz Mujahid Shiddiq, S.P., Lc., yang mengangkat tema “Hidup Itu Seni Melihat: Rahasia Bahagia Saat Sains Bertemu Sunnah.” Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa kebahagiaan sering kali ditentukan oleh cara seseorang memandang suatu peristiwa. Oleh karena itu, setiap individu perlu melatih pola pikir agar tidak selalu membayangkan hal-hal buruk ketika menghadapi persoalan yang berada di luar kendali.

Lebih lanjut, ia mengajak peserta untuk meneladani cara Rasulullah dalam menyikapi rasa sakit dan kesulitan hidup dengan sudut pandang yang lebih positif. Berbagai ujian kehidupan dapat menjadi kabar gembira apabila disikapi dengan keimanan, kemampuan mengendalikan perspektif, serta membiasakan diri melihat setiap peristiwa melalui lensa syukur sehingga menghadirkan ketenangan dan kebahagiaan dalam menjalani kehidupan.

Bagikan