Program Studi Rekayasa Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama yang dirangkaikan dengan peringatan Dies Natalis ke-6 serta Dialog Akademik pada Selasa, 10 Maret 2026 di Aula Lantai 1 Fakultas Kehutanan. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan program studi sejak resmi berdiri pada tahun 2020 sekaligus mempererat silaturahmi antar civitas akademika.
Peringatan Dies Natalis tahun ini terasa semakin bermakna karena dilaksanakan bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Suasana kebersamaan antara mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan mewarnai kegiatan tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas berbagai capaian dan perkembangan yang telah diraih oleh Prodi Rekayasa Kehutanan hingga saat ini.
Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. A. Mujetahid M., S.Hut., M.P., IPU., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan Prodi Rekayasa Kehutanan yang terus menunjukkan kemajuan. Ia berharap momentum Dies Natalis ini dapat memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas akademik, serta mendorong lahirnya inovasi di bidang kehutanan.

Sementara itu, Ketua Program Studi Rekayasa Kehutanan, Prof. Dr. Siti Halimah Larekeng, S.P., M.P., menegaskan bahwa peringatan Dies Natalis ke-6 menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia juga mengajak seluruh civitas akademika untuk terus bersinergi dalam mendorong kemajuan program studi.
Kegiatan juga diisi dengan Dialog Akademik yang menjadi ruang diskusi antara mahasiswa dan dosen terkait pengembangan program studi serta upaya meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik mahasiswa. Dialog ini diharapkan dapat melahirkan gagasan konstruktif serta memperkuat budaya akademik yang mendorong mahasiswa Rekayasa Kehutanan untuk aktif berkontribusi dan berprestasi.
Pada kesempatan tersebut, Devlin Arvael Mardianto, kandidat yang lolos dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas tahun 2026, turut berbagi pengalaman melalui sesi sharing session. Dalam pemaparannya, Devlin menyampaikan kisah perjalanan dan motivasi berprestasi yang diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa Rekayasa Kehutanan untuk terus mengembangkan potensi serta berani berkompetisi di berbagai bidang sebagai generasi muda. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan nasi tumpeng oleh pimpinan fakultas bersama jajaran program studi dan dosen Rekayasa Kehutanan sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan enam tahun program studi tersebut.




