Senat Fakultas Kehutanan Unhas Bahas Calon Pimpinan Akademik dan Evaluasi Kinerja 2025

Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin melaksanakan Rapat Senat pada Kamis, 19 Februari 2026, di Ruang Rapat Senat Lantai 2. Rapat dipimpin oleh Ketua Senat, Prof. Dr. Ir. Yusran, S.Hut., M.Si., IPU., dengan agenda utama pemberian pertimbangan calon Ketua Program Studi Magister (S2) Ilmu Kehutanan dan calon Kepala Laboratorium lingkup fakultas, evaluasi kinerja tahun 2025, laporan pembangunan Zona Integritas (ZI), serta penyelarasan Kurikulum 2025 (K-25) Program Studi S2 dan S3.

Pada agenda pertama, senat membahas usulan calon Ketua Program Studi S2 Ilmu Kehutanan, yakni Prof. Dr. Ir. Budiaman, M.P., IPU. dan Ir. Mukrimin, S.Hut., M.P., Ph.D., IPU. Proses penjaringan dilakukan oleh departemen sesuai ketentuan yang berlaku, meliputi persyaratan jabatan akademik minimal Lektor, bergelar doktor (S3), batas usia maksimal 60 tahun, tidak sedang tugas belajar, serta masa tugas minimal dua tahun. Senat menyatakan kedua nama telah memenuhi syarat dan menyetujui untuk diusulkan kepada Rektor.

Selanjutnya, senat memberikan pertimbangan terhadap calon Kepala Laboratorium, yaitu Prof. Muh. Dassir (Lab. Keteknikan dan Pengembangan Wilayah Pemanenan Hutan), Dr. Andang Suryana S. (Lab. Pengelolaan DAS), serta Prof. Budiaman (Lab. Perlindungan dan Serangga Hutan). Setelah melalui telaah administratif dan akademik, seluruh usulan dinyatakan memenuhi ketentuan dan diterima oleh senat untuk diproses lebih lanjut sesuai mekanisme universitas.

Dalam sesi evaluasi kinerja 2025, Dekan Prof. Dr. Ir. A. Mujetahid M., S.Hut., M.P., IPU. menyampaikan bahwa dari 53 indikator kinerja utama (IKU) dalam kontrak kinerja, sebanyak 43 indikator telah tercapai 100 persen, sementara 9 indikator masih memerlukan penguatan strategi, termasuk peningkatan prestasi mahasiswa tingkat nasional dan capaian nilai TOEFL di atas 500. Ia juga memaparkan capaian publikasi Q1 sebesar 30 persen, peningkatan mobilitas dosen dan mahasiswa, serta berbagai pembenahan fasilitas laboratorium dan kawasan hutan pendidikan.

Menanggapi laporan tersebut, Ketua Senat Prof. Yusran menekankan pentingnya strategi terukur untuk mendongkrak capaian yang belum optimal. “Secara umum progres fakultas sudah sangat baik, namun diperlukan langkah yang lebih sistematis untuk mendorong prestasi mahasiswa di tingkat nasional serta penguatan kompetensi bahasa asing sebagai bagian dari daya saing global,” ujarnya. Sementara itu, Dekan Prof. Mujetahid menegaskan komitmen fakultas dalam menyiapkan strategi percepatan akreditasi, pendampingan intensif menuju Pimnas, skema reward, serta penguatan mekanisme bimbingan untuk mempercepat masa studi.

Pada kesempatan yang sama, Dekan juga menyampaikan perkembangan pembangunan Zona Integritas (ZI) 2025, di mana Fakultas Kehutanan menjadi salah satu dari tiga perwakilan universitas yang lolos ke tahap penilaian Tim Penilai Nasional (TPN) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Rapat turut menyetujui penyelarasan Kurikulum K-25 Program Studi S2 dan S3 Ilmu Kehutanan melalui penyesuaian jumlah SKS dan struktur kurikulum. Melalui forum ini, fakultas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola, mutu akademik, dan integritas institusi secara berkelanjutan.

Bagikan