Fakultas Kehutanan Unhas Gelar Upgrading SIKOLA 2.0, Perkuat Optimalisasi Pembelajaran Digital

Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Upgrading dan Pemanfaatan Sistem Kelola Pembelajaran 2.0 (SIKOLA 2.0) lingkup Fakultas Kehutanan pada Jumat (13/2/2026) pukul 09.00 Wita hingga selesai. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Senat Lantai 2 Fakultas Kehutanan Unhas ini dihadiri oleh tenaga pendidik serta Admin SIKOLA 2.0 sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pembelajaran berbasis digital.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan Unhas, Prof. Dr. Ir. Syamsu Rijal, S.Hut., M.Si., IPU. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya forum ini sebagai ruang evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap sistem pembelajaran digital yang diterapkan di fakultas.

“Upgrading ini penting untuk mengetahui apa sebenarnya masalah umum yang dikeluhkan dosen, sehingga kita bisa mengantisipasi lebih awal. Motivasi kami dari bidang Akademik dan Kemahasiswaan adalah memberikan pelayanan terbaik, khususnya terkait pemanfaatan aplikasi digital SIKOLA,” ujar Prof. Syamsu Rijal.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan implementasi SIKOLA 2.0 dalam mendukung proses belajar mengajar yang efektif, adaptif, dan terintegrasi. Melalui upgrading ini, fakultas mendorong pemahaman yang lebih komprehensif terkait fitur, kendala teknis, serta strategi pemanfaatan sistem agar selaras dengan kebutuhan akademik dan kebutuhan pengguna.

Sebagai narasumber utama, hadir Direktur Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran (Transdiva) Unhas, Sahriyanti Saad, Ir. Sahriyanti Saad, S.Hut., M.Si., Ph.D. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan strategi penguatan ekosistem pembelajaran digital di lingkungan universitas serta arah kebijakan pengembangan SIKOLA 2.0 ke depan.

Menurut Dr. Sahriyanti Saad, SIKOLA 2.0 tidak hanya berfungsi sebagai platform administrasi pembelajaran, tetapi juga sebagai instrumen peningkatan mutu akademik yang terukur. “Transformasi pembelajaran bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi perubahan pola pikir dalam mendesain pengalaman belajar mahasiswa. SIKOLA 2.0 menjadi sarana untuk memastikan proses tersebut terdokumentasi dengan baik dan berorientasi pada capaian pembelajaran,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Kehutanan Unhas berharap tercipta sinergi yang lebih solid antara dosen, admin, dan pengelola fakultas dalam pemanfaatan sistem digital pembelajaran. Upgrading SIKOLA 2.0 diharapkan mampu meningkatkan efektivitas layanan akademik, mempercepat penyelesaian kendala teknis, serta memperkuat komitmen fakultas dalam menghadirkan tata kelola pembelajaran yang unggul, adaptif, dan berkelanjutan.

Bagikan