Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin melaksanakan evaluasi dan penguatan strategi pengembangan prestasi mahasiswa pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Ruang Senat Lantai 2 Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini difokuskan pada pemetaan jenis lomba yang dapat ditekuni mahasiswa sesuai minat dan kemampuan guna meningkatkan peluang meraih prestasi di berbagai ajang kompetisi.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Syamsu Rijal, S.Hut., M.Si., IPU, menyampaikan bahwa fakultas akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keterlibatan mahasiswa dalam lomba, mulai dari pendaftaran di tingkat fakultas melalui kegiatan Belmawa hingga pendampingan pada setiap ajang yang diikuti.
“Setiap mahasiswa yang mengikuti kompetisi akan difollow up oleh tim. Prestasi yang diraih juga akan menjadi bahan pertimbangan pemberian reward dari fakultas. Selain itu, kami akan menunjuk dan mengelompokkan pendamping lomba untuk mengawal mahasiswa secara berkelanjutan,” jelas Prof. Syamsu Rijal.
Ia juga menegaskan bahwa pada ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres), ke depan akan diadakan seleksi di tingkat fakultas sebagai bagian dari upaya penyiapan perwakilan terbaik Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin untuk berkompetisi di tingkat universitas maupun nasional. Fakultas, lanjutnya, siap memfasilitasi para penanggung jawab kegiatan (PIC) dan pendamping lomba, baik dari sisi kebutuhan informasi maupun teknis, termasuk penyediaan ruang atau space yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk persiapan kompetisi.
Program Forestalent turut menjadi perhatian dalam evaluasi ini. Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin menilai perlu adanya pengembangan berkelanjutan dengan tetap menjaga kualitas program serta melakukan efisiensi anggaran secara proporsional.
Sementara itu, Prof. Makkarennu, S.Hut., M.Si., Ph.D., menekankan pentingnya pendataan rekam jejak lomba mahasiswa sejak di bangku sekolah sebagai dasar pembinaan prestasi di lingkungan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin.
“Pendataan ini penting agar tim PIC dapat mempertimbangkan dan mengelompokkan mahasiswa berprestasi untuk diarahkan mengikuti kompetisi di tingkat universitas maupun ajang yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Ia juga mengusulkan perlunya pertemuan rutin setiap triwulan untuk mengawal ide dan progres mahasiswa, serta pentingnya memperluas pencarian informasi terkait berbagai kompetisi yang terbuka agar semakin banyak mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin dapat diutus dan berpartisipasi.
Melalui langkah-langkah strategis tersebut, Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin berharap dapat menumbuhkan budaya berprestasi, meningkatkan semangat inovasi mahasiswa, serta memperkuat daya saing di berbagai ajang kompetisi akademik dan nonakademik.



